Saturday, 14 September 2013

Hallo sodara….. 

Beberapa minggu ini saya sering mengunjungi teman saya, sebut saja dia MR X yang kos di daerah Andonohu (kota Kendari). MR X ini datang ke kota kendari untuk kuliah di salah satu perguruan tinggi,  yang katanya sih perguruan tinggi terbaik dikota kendari, padahal biasa aja tuh….!!hihi :p


Nah, tidak adanya perguruan tinggi di daerah-daerah lain di Sulawesi tenggara  membuat banyak teman-teman saya yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi harus ke Kota kendari untuk kuliah. maslahnya adalah tidak semua teman-teman saya  yang datang ke Kota Kendari memiliki rumah atau kerabat di kota kendari, hal ini membauat Kos-kosan menjadi pilihan terakhir untuk tempat berteduh selama kuliah.

Selama seminggu Saya mengamati kehidupan teman-teman saya yang tinggal di Kos-kosan. kesimpulanya, Saya menemukan fakta-fakta tentang kehidupan teman-teman saya yang tinggal di Kos-kosan… HASIL

1.       Anak kos-kosan kamarnya berantakan, memang tidak semuanya yang berantakan tapi banyak juga yang berantaka. (haha) belum lagi celana dalam yang di gantung sembarangan. Semoga para Pembaca tidak seperti itu yah.

2.       Anak kos mukanya sering Kusut saat  teman-temannya datang di jam Makan. Nah salah satu strategi anak kos yang kelaparan dan tak punya uang adalah berkunjung ke kos-kosan teman di waktu-waktu makan.  (haha luar biasa, sangat kreatif).

3.       Anak kos kekampus kadang tidak mandi.. iiiuuuee ini dia nih yang Bunuh Rambo, tahu nda kenapa Rambo Bisa mati? Ternyata menurut sumber Ia koit karena Cium keteknya ank kos yang belum mandi tujuh hari. haha sudahkah anda mandi? Nah, anak kos terkadang tidak mandi karena beberapa alas an yaitu malas, buru-buru kekampus, dan alasan yang paling sering saya dengar adalah  tidak ada air di kos-kosannya. :D

4.       Anak kos-kosan rentan terhadap perbuatan yang menyimpang seperti seks, narkoba dan hal-hal negative lain. Maka dari itu perlu adanya rasa kekeluargaan teman-teman untuk saling mengingatkan.

5.       Anak kos-kosan kekurangan GIZI, hehe kayaknya Saya terlalu berlebihan!! Anak kos-kosan lebih banyak memilih makanan yang cepat saji seperti INTEL (Indomei dan Telur) dari pada harus repot-repot masak sayur atau masak ikan. Nah mengkonsumsi makanan siap saji secara terus menerus dapat merusak lambung dan usus.

Nah itulah tadi hasil pengamatan Saya terhadap teman-teman Saya yang tinggal di kos-kosan, terlepas dari hal-hal negative di atas, anak kos-kosan memiliki rasa kekeluargaan yang lebih tinggi sesama penghuni kos dan mempunyai kemampuan beradaptasi dengan lingkungan yang lebih baik di bandingkan teman-teman Saya yang tinggal bersama orang tuanya.
Semoga tulisan saya bias memberi manfaat bagi teman-teman pembaca.!! Kritik dan saran Anda sangat saya butuhkan untuk menyempurnakan tulisan-tulisan saya selanjutnya. :)
Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment