Sunday, 26 October 2014


Sudah lama tidak nulis di blog ... rasanya bayak hal yang pengen saya shear ke teman teman bloger, di mulai dari yang paling sering saya lihat saat saya jaga kios, haha :p
mungkin  teman sudah pada tahu, pemerintah kini menerapkan aturan baru pengadaan gambar bahaya rokok pada semua kemasan bungkus rokok untuk menyadarkan para prokok akan bahaya rokok, dan "Yas" itu berhasil. beberapa orang merasa merokok sudah ngk keren lagi , ada juga yang mengatakan takut dengan gambar rokok yang sekarang beredar, dan hebatnya orang orang  yang saya temui  mengatakan ingin BERHENTI MEROKOK.... Salaut buat Pemerintah yang melai serius menangani peredaran rokok yang semakin meluas.
sayang nya selang beberapa hari orang orang yang mengatakan ingin berheti merokok eh malah merokok lebih kencang. aduh.. aduh... setelah beberapa hari saya bertemu di kios dengan orang orang yang saya jadiakan sampel dalam membat kesimpulan ini, saya menemukan fakta bahwa, ternyata candu akan rokok (nikotin) mengalahkan rasa takut mereka akan bahaya rokok yang tertempel pada kemasan rokok.selain karena candu, saya menemukan fakta bahawa Sampel (orang-orang yang saya amati)  berada pada lingkungan yang di dalamnya di peneuhi dengan perokok. sehingga membuat mereka susah untuk move on.
maaf yah setelah tadi saya memuji pemerintah yang telah serius menagani masalah ini. pujian  tadi saya tarik kembali karena saya baru menyadari ada yang salah dengan gambar-gambar yang ada pada rokok yang beredar. caba kita amati dari lima gambar yang beredar ada dua gambar yang kurang mengerikan, unsur horor nya saya rasa kurang menggigit. ahahaha.
yah. gambar no 1 dan 2 sama sekali tidak menakutkan, gambar no 1 Bapak-bapak yang menggendong anak sambil merokok, yang jadi pertanyaan itu anak sapa? haha kok ngk mirip yah.!! saya memahami bahwa semua perokok mengetahui bahwa merokok di depan anak2 tidak baik, jadi kalau saya jadi pemerinta saya tidak akan menggunakan gambar itu karena ngk mungkin lah perokok merokok sambil gendong anak.
gambar no 2. ada  bapak-bapak lagi merokok di temani dua gambar tengkorak, dan bapak-baak ini ngk kita tau siapa namanya tiba-tiba jadi sangat terkenal karena di jadikan Brand disetiap sepanduk rokok bahkan di jadikan iklas oleh jarum 76, pasti sudah pernah lihat iklanya, itu loh,,! "om jiin aku pengen EKSIS, fotoku dimana mana?"  akhirnya jadi terkenal. dan orang ini adalah salah satu artis misterius di dunia periklanan di INDONESIA, ngk ada yang tau namanya tapi terkenal fotonya dimana-mana sob. kalau saran saya untuk gambar no 2 di ganti lah, kan peringatannya "merokok membunuh mu" ganti aja jadi mayat yang membusuk atau mayat yang keplannya udah copot, atau apa lah yang menyeramkan.
untuk gambar no 3,4,5 okelah sudah cukup menakutkan. (y) :)

kalau memebang pemerintahan Jokowi sempat baca artikel saya tolonglah ganti gambar no 1 dan 2, karena itu menyusahkan kami juga para penjual, pemebeli nyarinya rokok yang bergambar no 1 dan 2 kan kasihan yang gambar lain jadi ngk laku hehe.

atau  sebaiknya pemerintah lebih mendukung peredaran rokok herbal agar para perokok bisa mulai beralih ke rokok yang lebih sehat, contohnya saja rokok  herbal berteknologi nano,!! nati kita bahas rokok herbal. saya mau jaga kios dlu, Toss.

terimakasih sudah membaca.!

4 comments:

  1. Saya punya uneg uneg mas soal larangan merokok. Kenapa masih di ijinkan di jual. padahal pemerintah tau itu beerbahaya, aneh banget menurut saya gan, hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sih kalau di pikir juga aneh juga, tapi kalau kita shering di google mengenai masalah ini, jawaban kelasiknya sih, karena pemasukan negara dari pajak rokok sangat besar.! padahal sih kalau menurut aku peribadi maslah kesehatan yang di timbulkan rokok juga sangat merugikan (biaya).

      Delete
  2. Kalau memang negara buutuh pemasukan dari rokok, bukan kah akan lebih baik menurut saya jika kata di larang menjual di hilangkan. Iya to gan hehehe kalau soal gambar bagi saya itu tidak masalah. Tapi memang benar nomor yang agan tulis banyak pembeli yang menghindari termasuk saya hahaha, kadang malah tidak jadi beli kalau tidak ada gambar yang lain.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya gan, perlu di revisi tuh aturan soal gambar, buat yang lebih seram kali yah...??? hehe

      Delete